Wajah Baru Malioboro

Sejak awal tahun 2017 ini, Malioboro telah memiliki wajah baru. Tak ada lagi kendaraan roda dua yang parkir di sepanjang area pedistrian seperti dahulu. 

Parkiran kendaraan dipindahkan. Area pedistrian disterilkan. Diberi kursi-kursi panjang untuk tempat duduk para pejalan kaki yang kelelahan. 

Fasilitas baru ini tentu saja menarik minat kaum milenial. Gak afdol kalau gak foto-foto di kursi baru ini biar bisa eksis di sosial media dong ya! 

Awal keberadaan fasilitas ini tentu saja jadi rebutan orang-orang untuk berfoto di sana. Bahkan mereka rela antri biar bisa foto narsis di sini. 

Etapi kok bangku ini sepi ya? 

Yakali ada yang rela duduk panas-panasan di kala tengah hari tiba? 

Malioboro, 2017

Taman Nasional Baluran

Iya, salah satu destinasi yang tak akan pernah saya lupakan. Perjalanan dadakan, naik kereta belasan jam, lalu tiba di lokasi jelang tengah malam. Selain keindahan lokasi yang enjadi incaran, hal yang tak pernah saya lupakan adalah proses dari perjalanan itu sendiri. Bertemu orang-orang baik selama perjalanan misal, bukankah itu salah satu bentuk rejeki yang diberikan oleh Sang Hyang Widhi Wasa yang patut disyukuri bukan?

View on Path

Sejak metode pembayaran menggunakan kartu debit berlogo Visa diterima oleh beberapa online marketplace/situs e-commerce, sistem pembayaran tagihan pun semakin mudah, tak perlu repot pencet2 angka di mesin token, cukup input nomor kartu dan 3 digit “angka sakti” dan bye-bye saldo di rekening 😂😭

View on Path

“Kamu kok tiap pergi-pergi ga pernah ajak-ajak sih?”

“Kamu kan punya tangan, punya kaki, punya intuisi, tinggal kamunya memiliki cukup keberanian atau tidak untuk memulai perjalananmu sendiri”

View on Path